Senin, 01 November 2010

>> DIA INGIN DIKENAL DAN TERKENAL

MENGENAL DIRI MENGENAL ALLAH

(Peringatan B-boyAswin'dewantary Al-bayan: Tulisan ini adalah sebagai kiasan untuk memudahkan pemahaman, sebenarnya Tuhan tidaklah berdilog sebagaimana yang digambarkan  ataupun kejadian alam juga sebagaimana yang digambarkan. Bahasa Tuhan bukanlah seperti bahasa manusia, tetapi dengan wahyu, ilham, di sebalik tabir atau dengan utusan. Oleh itu janganlah terkeliru, cuma untuk pemahaman, semoga pembaca memahami maksud yang tersirat dalam tulisan ini. )
  
Dalil berkaitan Awaluddin Ma’rifatullah ( awal beragama mengenal akan Allah).

Berlakunya sembah kepada Allah atas kenal (makrifatullah),
jikalau tidak kenal cuma khayalan semata.
Sejajar dengan kata-kata:
Man Arafa Napsahu Pakat Arafa Rabbahu (Barang siapa Mengenal diri akan kenal pada Tuhannya).
Dalil berkaitan perkara ini:
Innalillah ( sesungguhnya kita berasal dari  Allah) wa illaiha rojiun  ( kepada Allah kami kembali.)

Pembuktian Sesungguhnya kita berasal dari Allah.

Firman  Allah dalam hadis qudsi:
Aku adalah Perbendaharan Yang Tersembunyi.
Aku ingin Terkenal dan dikenal,
maka kuciptakan makhluk  adam dan segala alam dan isinya.
KataNYA: Aku ingin Melihat Diri di luar Diri ku.

Sebenarnya sebelum ada langit dan bumi ,
sebelum ada surga dan neraka Dan juga sebelum ada makhluk.
Dan Allah pun belum dikenal,  sudah ada kita-kata (pertanyaan).Sekarang ?
Adanya kita di mana?

Jawaban : Adanya kita semua,
iaitu di dalam Perbendaharan Allah di dalam kunhi Dzat Allah.
Sedangkan Allah masih seorang diri.  Apakah roh kita,  apakah sama usia Allah dengan usia Roh kita, bahkan sama, tiada Awal tiada Akhir.

Firman  Allah:
Wahai segala Perbendaharaan roh manusia Aku ingin mencipta Alam, perhatikan dan sebut KUN secara bersama-sama.
Maka mereka pun berkata bersama-sama : KUN, maka jadilah tujuh lapis  bumi, 
dan isinya tumbuh-tumbuhan dan binatang di darat dan di laut.
 Berkata lagi KUN: jadilah tujuh  lapis langit Dan planet, tatasurya dan Gugusan bintang-bintang.
Berkata KUN:  jadilah Surga. 
KUN: jadilah Neraka.
 KUN: jadi Malaikat,
 KUN: jadi Jin,
 KUN: Jadi Iblis.
Sudah berkata tujuh kali  KUN,
maka kesemuanya tersebut adalah berdiri sendiri dengan Nyawa masing-masing. Kesemuanya Aku yang mengendalikannya.
Mereka semua sudah diberi tugas sesuai perjanjian dalam bahasa ilmu ruh  Nur Muhammad.

Perumpamaan ini sengaja dibuat agar mudah difahami (keadaan sebenarnya bukanlah begini, ini cerita kias untuk memudahkan pemahaman).

Sekarang Firman  Allah Aku ingin Melihat Diriku di luar diriku aku Mau menciptakan Adam.
Dalil berkaitan perkara ini seperti Firman Allah: 
Wahalaqta adama Kasuratihi (Kuciptakan Adam Seperti rupaku.
 Atau seperti Bentukku atau Seperti Aku).

Untuk tujuan pembentukan jasad manusia, Allah SWT  Memerintahkan malaikat Jibrail untuk mengambil, tanah, angin, api, dan air.
Di Pertengahan dunia. Di negeri Mekkah.
Di mana nanti dibangunkan Kaabah  (Baitullah) oleh Nabi Ibrahim.

Proses Penciptaan Adam. Firman  Allah, akan  Aku buat Adam Seperti wujudku.Baik, kata  malaikat.
Setelah Adam dibentuk  persis Allah SWT.
Maka Allah meniupkan RohNya Kepada Adam, lalu Adam bersin ,
apa gerangan yang terjadi.

Adam cuma mampu  bernafas, nama nafasnya Idaf.
Wahai Jibrail Aku Sudah Bisa Melihat Diriku di luar diriku, Allah Taala sangat senang.
Walaupun sudah hidup.
Namun Adam masih belum mampu  berjalan dan bergerak , berkata, mendengar dan merasa. Masih kaku Adam.

Hai Jibrail bagaimana ini? Adam tidak mampu  berbuat apa-apa. Sekarang Firman  Allah KUNSempurnalah Adam. Bagaimanapun, setelah di Kun Adam tetap saja belum sempurna.Firman  Allah, wahai  Jibrail  kamu diam-diam  saja AKU AKAN BERTAJALI di wujud Adam,  biar Adam sempurna. Biar Aku ghaib dalam  diri Adam dan Aku ingin dikenal dan terkenal. Aku akan menjadi Rahasia Diri Manusia.  Dan aku akan meneteskan perbandaharaan DzatKU melalui  Sulbi Adam.

Setelah Adam sempurna Adam tinggal di dalam surga.
Seorang diri.Bagaimanapun,
agar  Adam tidak kesepian di surga Allah mahu memberikannya seorang teman.

Bagaimanapun status jantina Adam Belum tahu lagi  entah lelali entah perempuan,  Dan lagi  Adam yatim tidak punya bapa tidak punya ibu. Jadi Adam itu binnya siapa?

Adam Malikul  jasad: Adam raja sekalian jasad.
Muhammad Malikul Arwah:
Muhammad raja sekalian rohAllah Malikul Dzat: Allah raja sekalian dzat.

Sekarang Adam ditidurkan oleh Allah. Adam tidur pulas. dengan  kuasa Allah dicabutlah tulang rusuk Adam yang di sebelah kiri.  
Dijadikanlah SITI HAWA,
Nur sia permula asal.Sekarang Adam tidak kesunyian lagi di surga, dan Adam dimuliakan para malaikat dan kalangan jin Kenapa ? Sebab hanya bangsa malaikat yang melihat Allah Ta’ala bertajali penuh ke diri Adam.

Karena ADAM dimuliakan sangat  oleh malikat,
lalu iblis hiri hati dan dengki terhadap  Adam Dan Hawa.
 Lalu iblis menipu daya Adam.

Apa sebabnya iblis mahu  menipu Adam,
sebenarnya inilah caranya hanya Allah SWT  sahaja  dapat dikenal dan terkenal,  agar  Adam dan Hawa cepat turun ke bumi.
Adapun iblis diciptakan dari api.
Iblis  diberikan sifat  Al Mutakabbirin (takbur) oleh Allah.

Sebenarnya, Adam mahu dikirim  ke bumi sebagai khalifah  di muka bumi.
Wakil Allah di muka Bumi. Jadi Alwakil dengan albathin  adalah satu.
Dalilnya  zahirro Rabbi pi Bathini Abdi ( zahir Allah pada bathin hambanya). Jadi Adam diberi segala nama segala sifat segala rahasia, segala rasa.

Wal hasil Iblis menggoda, setelah Adam memakan buah Khuldi   lalu terbukalahnafsu birahi.  
Sulbi Adam memanjang  dan sulbi Siti Hawa terbuka.
Oleh itu mereka  tidak pantas lagi tinggal di surge.

Lalu dengan izin Allah,Adam turun ke dunia  bersama-sama  tiga Unsur  dalam diri  Adam.
TUBUH. NYAWA, dan ALLAH SWT.
Ketiga-tiga ini tidak bisa  dipisahkan.
Adam dan Hawa dibekali Rasa surga Jannatun Naim agar mereka ingat pulang ke surga.
Yaitu Rasanya Pada Waktu Adam Kumpul sama Hawa di dunia.
Waktu kita kumpul isteri.

Sekarang diri kita ada diperbendaharaan Adam, Yaitu gaib di sulbi Adam,  sulbi Nuh, sulbi Ibrahim sampailah ke sulbi Abdullah. Dikandung rahim siti Aminah.
Maka lahirlah Rasulullah SAW. Di kota mekah.Jadi kita gaib dari sulbi ke sulbi 25 nabi menyebar sampai ke sulbi orang tua kita. Maka lahirlah kita sama-sama mengandungi tiga unsur iaitu, jasad, roh, dan Allah ta’ala. (Satu Batang Tubuh).

Mencari Allah di luar diri Syirik,
mencari Allah di dalam Diri zindik.
Misal Kapas  berlindung di benang, benang berlindung di kain.
Seakan-akan  Kapas dan Benang tidak kelihatan.
Yang Nampak adalah Kain.

Ataupun  ghaib Allah, Yang nyata Hamba. Sebab terdinding (terhijab) kita kepada Allah. Kerana selain wujud  Allah, masih ada Rasa wujud  kita.

Selain sifat  Allah, masih ada Rasa sifat kita.
Wujud ertinya Ada, dan mustahil  tiada, bererti  nyata ADA.
Lawan bagi wujud ialah  Adam iaitu tiada.
Bererti Adam cuma hanya Nama saja yang ada Allah Taala saja.

Sekarang Allah Taala tidak boleh  menyamar diri lagi. Sandiwara Allah taala sudah Ketahuan,  beranilah berkata begitu .
Allah Taala sangat senang sekali kalau kita mengenali DIA.
Jikalau terdinding  merupakan Najis di hadapan Allah.

Ini bukanlah ilmu bersatu dengan Allah, tidak mungkin kita dapat bersatu dengan Dia. Kerana Dia itu esa jua. Tidak mungkin sesuatu yang esa dapat bersatu dengan yang lain, hanya yang lebih dari satu (esa) sahaja dapat bersatu, contohnya, kopi dan  susu, dapat bersatu menjadi benda baru iaitu kopi susu.  Tetapi jikalau hanya ada kopi sahaja bagaimana dapat ia bersatu menjadi kopi susu, kopi (esa) tetap kopi selama-lamanya.

Apabila akal dan hatinya percaya dan yakin bahawa tiada yang ada, tiada yang wujud dan tiada yang maujud tetapi itu semua pada hakikinya adalah Dia (Allah), maka inilah satu daripada tanda-tandanya salik itu telah sampai kepada matlamat yang dicarinya.

manusia itu adalah rahasia ALLAH dan ALLAH adalah rahasia manusia"
..sebagaimana firman ALLAH dalam hadits Qudsi..
" AL-INSAANU SIRRI WA-ANA SIRRUHU "
"manusia itu rahasia-ku dan Aku rahasiaNya"...

."Aku suka mengenal diriku, lalu aku jadikan makhluk ini dan aku perkenalkan diriku"(hadits Qudsi)

Unsur Manusia: tubuh, roh/nyawa/ dan Allah Ta’ala.
Rasulullah Berkata: Tiada ada kulihat pada Hamba itu, melainkan  Allah Taala Zahir dan Bathinnya.
Bagaimanapun,
jikalau sudah kenal Rahasia tetap dijaga…dengan baik..

(Perhatian B-boyAswin'dewantary Al-bayan: jangan menunding jari atau mencari cela selepas membaca tulisan ini, tapi mintalah hidayah daripada Allah SWT).

>> Dia lah Yang Ada ..
Di Yang Awal dan Akhir..
Dia lah Tempat Kembali Semua...
..Semua akan Hancur Lebur Kecuali Wajah ALLAh..

>> SINGGAHSANA

>> SINGGAHSANA

 ‎>> wahai saudaraku,..
prhtikanlah baik`baik dunia ini betapa cepat dia berubah..,
nikmatnya begitu cepat hilang, pecundang adalah orang yang dipecundanginya,..
lalu ada insan yang bahagia adalah insan yang mlihat aibnya dan dia sibuk dengan dirinya sendiri untuk mlepaskan ikatan`ikatan yangg akan mnghinakannya,..
tahukah kalian musibah dunia amat beragam,
ada yang menimpa harta,
ada pula yg memangsa anak dan yang pling aku takuti adalah membunuh agama.

Manusia itu sesungguhnya mati,
kecuali yang berilmu,
yang berilmu pula  tertidur,
kecuali yang mengamalkan ilmunya,
yang mengamalkanya pula tertipu,
kecuali yang Ikhlas.
maka,  ingatlah,
janganlah tertipu,
walaupun,
penipuan yang tidak disadari,
ingatlah,
apabila nyata ketiadaan dirimu itu,
maka nyatalah yang ADA,
siapakah yang Ada  itu?
tidak lain,
KEBENARAN (Al Haqq),
oleh itu,
“matikanlah dirimu sebelum kamu mati”,
maka,
siapakah yang ada setelah kematian dirimu itu?
tidak lain,
AKU ( Al Haqq) lah yang Ada.
Setelah Dia yang ada,
maka selain dariNya adalah,
fatamorgana,
hanya bayangan,
hanya kekosongan,
dan sesungguhnya Dialah yang meliputi
kekosongan dan ketiadaan dirimu itu,
maka ingatlah,,
kekosongan dirimu itulah,
dan ketiadaan dirimu itulah,
SINGGAHSANA  NYA,
dan di situlah Dia,..
bukan pada  jasadmu,
bukan pada  jiwamu,
bukan di hatimu,
dan bukan juga pada  ruhmu...
..
Apabila,
diri batin telah keluar,
menyelubungi
diri zahir,
maka,
ketika itu,
tiada lagi yang zahir
dan tiada lagi yang batin,
kedua-duanya
telah binasa,
yang tinggal hanyalah
Dzat Wajibal Wujud,
iatu, Dzat Yang Wajib Ada,
Apabila,
Dia Ada,
yang lain akan hangus terbakar,
ketika itu,
Ada (zahirlah) NURZAT,
maka,
hiduplah Salik
di sisi (bersama)
Allah
dan RasulNya.

wahai para Kekasih ini kepastian..
" Aku Berada Di Langit Dan Di Bumi...
Jika Kau ingin Mencariku..
Carilah Di Qalbu`Qalbu Orang Mukmin"

oh,,
betapa indanya ini,
bagi yang mengerti...







>> ada insan yang bahagia adalah insan yang mlihat aibnya dan dia sibuk dengan dirinya sendiri untuk mlepaskan ikatan`ikatan yangg akan mnghinakannya,.

>> Inilah Jalan ku Mendapatkan Sejatinya Cinta

>> Bulan ini bulan Syawal yaitu Bulan yang Penuh Hadiah Dari Allah Bagi Yang Mengetahuinya.,
Tapi Bagi diriku.. Bukan Karena Hadiah
yang menyebabkan aku menjalankannya...'
tapi memang sudah pantas aku menjalankannya..
Karena Sekarang BAnyak yang Menjadikan IBADAH sebagai INVESTASI..
Agar Suatu saat TUHAN akan Membalas apa yang mereka kerjakan..

Ali Kwh pun bertutur...

IBADAH mengharapkan PAHALA..
ialah IBADAHnya Seorang PEDAGANG...

IBADAH karna Semata`mata Takut Dengan Adzab Allah..
ialah IBADAHnya Seperti budak belian dari Tuanya..

IBADAH HAKIKI..
IBADAH Karena KECINTAAN..
inilah IBADAHnya Orang`orang MERDEKA..
yang hanya Mengharapkan Ridho-Nya...
IBADAH bukan lagi jadi Kewajiban tapi jadi KEBUTUHAN..
..
Aku pernah Dengar seorang Aulia Berkata :.

Barangsiapa yang beramal untuk mendapatkan pahala,
niscaya dia akan letih dengan munculnya harapan-harapan,

barangsiapa yang beramal karena takut siksa,
maka dia akan letih dengan sangka baikNya,

barangsiapa beramal demi wajah allah..
maka dia tidak akan pernah puas dalam peribadatannya.

saudaraku,
singkirkanlah seluruh alasan`alasan ibadah selain memandang wajah allah...
maka sesungguhnya engakau telah berdiri dihadapan Dzat yang maha rahman,
dan berdirilah engakau dibumi kefakiran,
maka allah akan meliputi dan memenuhi segalanya..

Maaf ya bila ada yang tak setuju dengan catatan ku ini..
catatan ini khusus orang yang berjalan di tasawuf..
karna orang yang bertasawuf...
menjalankan ibadah Hanya mengharapkan Ridho ALLAH ta`ala...
Dengan penuh IKHLAS DAN TULUS..
karena Kecintaan yang patut untuk di puja dan di puji...
..
kalau orang yang tak pernah Beribadah dan tak tau diri ...
lain lagi ceritanya...

manusia sedunia dari mulai Nabi Adam sampai dengan manusia akhir nanti tidak ada manusia satupun yang terbuat ....
semuanya dibuat,
baik yang fisiknya lengkap atau yang tidak lengkap,
baik yang kakinya ada ataupun tidak ada,
yang tangannya lengkap ataupun tidak lengkap,
semuanya diciptakan oleh Allah.
Ini diangkat dalam kitab Sirrur Asror Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani
 yang menjadi moto utama dalam bidang tasawuf.

Firman Allah :
"Wamaa kholaqtul jinna wal insa illa liya'budun"
artinya : "Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk ibadah"

tapi itu saja belum cukup,
rata-rata semua beranggapan seperti ini karena Depag menterjemahkan ayat ini hanya sebatas itu saja.
Maka kebanyakan dari manusia asal sudah melaksanakan ibadah menganggap dirinya merasa telah memenuhi tugas karena terjemah DEPAG yang diterangkan oleh para penceramah di TV,
Radio-radio dan mimbar-mimbar itu yang dipakai.
jika kita merasa dengan sholat lima waktu,
puasa ramadhan,
bila telah nisab lalu berzakat dan bila kita mampu naik haji.
Kita berfikir apabila telah melaksanakan semua itu saja kita telah memenuhi tugas dari Allah.
Kita orang tasawuf jangan cuma sampai disitu pemikiran kita.
 Rasulullah s.a.w Pernah bersabda :
" Sesungguhnya Al-Qur'an Mempunyai Makna Lahir dan Batin ". .
Rumi seorang Sufi pun berkata
" Al-Qur'an adalah pengantin Wanita yang memakai Cadar dan menyembunyikan wajahnya darimu.
Bila engkau membuka cadarnya dan tidak mendapatkan kebahagian,
itu disebabkan caramu membuka cadar telah menipu dirimu sendiri,
sehingga tampak olehmu ia berwajah buruk.
Ia mampu menunjukan wajahnya dalam cara apapun yang disukainya,
 apabila engkau melakukan apa'apa yang disukainya dan mencari kebaikan darinya,
 maka ia akan Menunjukan wajah yang sebenarnya,tanpa perlu kau buka Cadarnya."

Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani telah menafsirkan "illa liya'budun" dalam kitab Sirrur Asror bahwa makna kalimat itu adalah liya'rifun.
kalau anda ditanya kenapa"liya'budun" lamnya itu lam lita'lil,
dia menasabkan ya'budun kalau fi'il mudhore dinasabkan harus hilang nunnya itu,
sebab tanda sofanya itu ialah membuang nun,
kenapa nun-nya masih juga tetap ada ?
dijawab oleh ahli Ilmu alat,
sebenarnya ujungnya itu bukan nun tapi iya,
asalnya "wamaa kholaqtul jinna wal insa illa ilya'buduuniii" 
kenapa iya-nya dibuang apakah ada kaidah shorof dan nahwu yang membolehkan membuang iya mutakallim ?
tidak ada.
Lalu kenapa Allah membuang iya mutakallim ?
disitu ilmunya Ilmu Saj'i (sastra). Jadi 
".... Tidak Ku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk ma'rifat kepada Allah" 
  bukan sebatas ibadah saja,
banyak yang beribadah tapi tidak ma'rifat, kalau ahli ma'rifat pasti dia ahli ibadah.
bila ada orang yang mengaku dirinya ma'rifat tapi tidak ibadah berarti aliran sesat.
ROUTER B-boy  tidak begitu,
kalau ada yang seperti itu ?
itu bukan dari ROUTER B-boy begitu saja.

Ramadhan itupun merupakan salah satu untuk mencetak manusia yaitu menjadi manusia yang bertaqwa, bagi orang yang belum belajar thareqatmungkin"La'lallakum tattaquun" sebatas menjadi orang sholeh saja,
tapi untuk orang yang telah belajar thareqat harus menjadi "wasiliin"  orang yangwusul kepada Allah Swt (Orang Yang Telah Sampai Kepada AllaH subhana wata`ala) dan untuk menjadi hamba Allah yang sholeh tidak harus memiliki ilmu yang tinggi, maksudnya dengan ilmu dasar yang sedikitpun asalkan diamalkan dengan istiqomah anda bisa wusul kepada Allah,
sebaliknya orang yang tinggi ilmunya tapi tidak istiqomah dalam pengamalan maka ia tidak akan wusul kepada Allah.
Dalam kitab Jauhar Maknun "Kakulina Li'allimiin Dzigotillah Adzikru Miftahuliba bil Adro" 
banyak orang yang ilmunya tinggi tapi tidak mau belajar thareqat,
tidak akan wusul kepada Allah..
ibadahnya terasa kering..
orang yang tidak menerima talqin dzikir thareqat muktabaroh dari mursyid,
maka ia bisa jadi orang sholeh,
orang baik tapi tidak akan mencapai tingkat wusul.
Dalam kitab anwirul Qulub
 "Wa'lam annattarokiya mimma qoumin illa akhoro la budda laka minal musallik al 'arifi biakhwalin nafsi".
Ketahuilah bahwa pergeseran peningkatan maqom nafsu dari satu tahap ke tahap yang lain tidak akan terwujud tanpa bimbingan guru yang mengetahui perjalanan ruh itu sendiri..

"Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya" (QS Al-Maidah [5]: 54).
"Orang-orang yang beriman sangat mencintai Allah" (QS Al-Baqarah [2]: 165).
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan orang-orang yang menyucikan diri "(QS al-Baqarah [2]: 222).
    Nabi Muhammad Saw. bersabda bahwa Allah berfirman,
     "Tidak ada yang lebih mendekatkan seorang hamba kepada-Ku yang sebanding dengan menunaikan semua kewajiban yang Kuperintahkan dan senantiasa mendekati-Ku dengan perbuatan-perbuatan sunnah hingga Aku mencintainya. Dan jika Aku telah mencintainya, maka aku menjadi pendengaran, penglihatan, lidah, hati, tangan, dan kakinya. Ia mendengar melalui Aku, ia melihat melalui Aku, ia berbicara melalui Aku, dan berjalan melalui Aku.'
    (hadits Qudsi)


    "Ingatlah, sesungguhnya Aulia-Aulia Allah itu tidak merasa takut dan sedih" (QS Yunus [10]: 62).
    "Allah itu pelindung (Aulia) orang-orang beriman" (QS Al-Baqarah [2]: 257).
    "Sesungguhnya penolong kalian (Auliyyukum) adalah Allah dan Rasul-Nya" (QS Al-Maidah [5]: 55).
    "Demikianlah, sesungguhnya Allah menjadi pelindung (maula) orang-orang beriman" (QS Muhammad [47]: 11).

    ..mungkin sekedar ini saja ya...
    maaf kalu ada yang kurang...
    saya ucapkan terimakasih...
    wasalam....

    .. pesan di catatan ini....
    ‎>> Wahai Saudaraku Jika Kau Menyangka PerIBADATAN ini sia'sia.,
    masuklah kau kePADANG ILMU,.
    Jika ini juga sia'sia masuklah Kau keMEDAN HIKMAH.,
    jika ini pun begitu..Sebaiknya tinggal lah Dulu ke dalam RUANG IMAN..
    Mudah'mudahan disini Kau BETAH..
    Jika tidak,
    Maka pikirkanlah ..
    Apakah engkau Termasuk Orang yg diLAKNAT TUHAN..!!!
    ...


    >> The Sufi way...
    JALAN SEORANG YANG MEMPUNYAI CINTA.....